Langsung ke konten utama

BIJAKSANA MENGHADAPI MUSIBAH


Suatu ketika saat kita tertimpa sebuah musibah
Nyaris kepercayaan dalam diri ambruk dan rebah
Meski telah dikuatkan diri menerima dengan tabah
Tetap saja air mata di pipi mengalir bersimbah
Dan apa yang telah terjadi tak mungkin dapat dirubah

Saat musibah datang bertubi-tubi menghampiri
Dengan rasanya yang nyeri dalam dada menari-nari
Ingin rasanya diri pergi jauh berlari menghindari
Karena tak tahan sakitnya melebihi tertusuk duri
Namun kubertahan karena hal itu tak kan lestari

Sulit rasanya menerima musibah sebagai ujian
Sering tak sadar menghadapinya dengan cacian
Tak jarang jalan sesat ditempuh sebagai pelarian
Seolah bahwa yang menderita hanya kita sendirian
Padahal dari yang Kuasa kita tengah mendapat perhatian

Selayaknya musibah dihadapi dengan pikiran positif
Namun keluhan dan keluhan yang terlontar karena rasa sensitif
Sulit rasanya menghadapi musibah dengan jiwa yang sportif
Sedikitpun tak pernah terlintas dalam pikiran untuk berjiwa arif
Terlupa bahwa dibalik itu ada kenikmatan dari Sang Maha Latif 

Seandainya saja mampu menyikapi musibah dengan bijaksana
Dipastikan tak akan pernah ada hati yang sedih dan merana
Karena hati yang ikhlas menerima keluh kesahpun sirna
Dan menerima musibah sebagai pelajaran bukan sebagai bencana
Lalu untuk mencapai pemecahannyapun akan mudah terlaksana
(14 Desember 2012)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUNIA AKAN BERAKHIR

Hari pasti kan berganti Walau perlahan tapi pasti Mungkin esok lusa atau nanti Kita semua akan mati Sudahkah kita semua siap Atau masih saja terlelap Dengan dunia yang gemerlap Padahal sudah tahu Cuma sekejap Masih saja kita semuanya terlena Dengan dunia yang penuh pesona Padahal sudah tahu sifatnya fana Tak peduli diakhirat kelak merana Walau tahu hidup ini tidak kekal Namun kita masih belum punya bekal Imanpun masih saja dangkal Tapi masih saja berbuat nakal Wakau diri sudah uzur Dekat dengan liang kubur Masih saja ujub takabur Selalu lupa untuk bersyukur Mari kita segera taubat Ajak seluruh kerabat Dan juga semua sahabat Sebelum nanti terlambat (15 mei 2011)

HIDUP PASTI KAN BERUBAH

Hidup yang kita tempuh pasti akan bisa berubah Tentunya kita mesti jalaninya dengan penuh tabah Dan kepada Allah kita hanya datang tuk menyembah Untuk bisa berubah hadapi hidup jangan pernah malas Jangan sampai kita mengeluh apalagi selalu  memelas Tapi jalani semuanya dengan penuh tawakkal dan ikhlas Untuk bisa dapat berubah gunakan akal kita untuk berfikir Berbagi dengan sesama yang membutuhkan jangan kikir Jangan lupa setiap saat kepada Allah hendaknya berdzikir Allah telah menetapkan rezeki bagi kita. Tak mungkin tertukar Karena rezeki bagi masing-masing manusia telah ditakar Maka dari itu kepada Allah kita jangan lupa apalagi ingkar (10 Mei 2011)

WAHAI DIRI XX

Wahai diri sudahkah hari ini engkau bersedekah Tahukah dengan bersedekah rezeki kita akan berkah Akan hilang pula dalam diri kita sifat serakah Dengan bersedekah maka nikmatpun akan bertambah Wahai diri jangan takut dengan sedekah harta akan berkurang Dengan bersedekah hidup kita akan bersinar terang benderang Nikmatnya akan terasa di hari akhirat nanti juga sekarang Nikmatnya akan bertambah jika dalam dada iman bersarang Wahai diri bersedekahlah selagi ada orang yang mau menerima Kare suatu saat orang-orangpun akan berlomba ingin berderma Namun jangan lupa bersedekah yang ikhlas dari relung sukma Agar apa yang kita lakukan itu tidak sia-sia dan percuma (04 April 2012)