Langsung ke konten utama

Mohon Ampun Khilaf Dan Salah

Saat diriku ke dunia ini terlahir
Tiada sempat dalam benak aku berpikir
Hingga tiada pernah terpikir dalam jiwa rasa khawatir
Tiada pula muncul perasaan gentar juga rasa getir
Tiada sadar bila dunia ini akan berakhir

Kini setelah terlahir diri kedunia
Kumerasa banyak waktu yang terbuang sia-sia
Hidup hanya mengeluh hingga hilang rasa ceria
Mungkin inilah kebanyakan dari sifat manusia
Tiada sadar Allah tebarkan berjuta berkah dan karunia

Setelah diri beranjak dewasa
Tersadar diri berlumur dengan dosa
Sempatkah diri bertaubat hingga dosa tiada tersisa…?
Sebelum diri nanti menjadi hancur dalam binasa
Karena tak ingin kelak aku menanggung siksa

Baru terlambat segalanya kumengerti
Apa yang tengah menimpa gejolak dalam diri
Tiada baik semua ini tuk kusesali
Apalagi aku harus menjerit meratapi
Sebaiknya segera diri ini kubenahi

Kini kembali kepadaMU aku datang Ya Allah
Dengan membawa segudang khilaf dan salah
Karena dihadapanMU aku tak dapat berkilah
Dan kuakui diwaktu lalu kusalah dalam memilah
Kini menghadapMU memohon ampunanMU tiada lelah
(18 Oktober 2011)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUNIA AKAN BERAKHIR

Hari pasti kan berganti Walau perlahan tapi pasti Mungkin esok lusa atau nanti Kita semua akan mati Sudahkah kita semua siap Atau masih saja terlelap Dengan dunia yang gemerlap Padahal sudah tahu Cuma sekejap Masih saja kita semuanya terlena Dengan dunia yang penuh pesona Padahal sudah tahu sifatnya fana Tak peduli diakhirat kelak merana Walau tahu hidup ini tidak kekal Namun kita masih belum punya bekal Imanpun masih saja dangkal Tapi masih saja berbuat nakal Wakau diri sudah uzur Dekat dengan liang kubur Masih saja ujub takabur Selalu lupa untuk bersyukur Mari kita segera taubat Ajak seluruh kerabat Dan juga semua sahabat Sebelum nanti terlambat (15 mei 2011)

HIDUP PASTI KAN BERUBAH

Hidup yang kita tempuh pasti akan bisa berubah Tentunya kita mesti jalaninya dengan penuh tabah Dan kepada Allah kita hanya datang tuk menyembah Untuk bisa berubah hadapi hidup jangan pernah malas Jangan sampai kita mengeluh apalagi selalu  memelas Tapi jalani semuanya dengan penuh tawakkal dan ikhlas Untuk bisa dapat berubah gunakan akal kita untuk berfikir Berbagi dengan sesama yang membutuhkan jangan kikir Jangan lupa setiap saat kepada Allah hendaknya berdzikir Allah telah menetapkan rezeki bagi kita. Tak mungkin tertukar Karena rezeki bagi masing-masing manusia telah ditakar Maka dari itu kepada Allah kita jangan lupa apalagi ingkar (10 Mei 2011)

WAHAI DIRI XX

Wahai diri sudahkah hari ini engkau bersedekah Tahukah dengan bersedekah rezeki kita akan berkah Akan hilang pula dalam diri kita sifat serakah Dengan bersedekah maka nikmatpun akan bertambah Wahai diri jangan takut dengan sedekah harta akan berkurang Dengan bersedekah hidup kita akan bersinar terang benderang Nikmatnya akan terasa di hari akhirat nanti juga sekarang Nikmatnya akan bertambah jika dalam dada iman bersarang Wahai diri bersedekahlah selagi ada orang yang mau menerima Kare suatu saat orang-orangpun akan berlomba ingin berderma Namun jangan lupa bersedekah yang ikhlas dari relung sukma Agar apa yang kita lakukan itu tidak sia-sia dan percuma (04 April 2012)