Langsung ke konten utama

Surat Tentang Kematian

Ketika kubaca tentang surat kematian
Air mata dipipi mengalir perlahan
Kubayangkan kelak dialam kubur aku kesepian

Siapa nanti yang bisa untuk menemani
Seorang diri di alam kubur aku tiada berani
Bagaimana bisa nanti aku kan menjalani

Pak ustad bilang aka nada yang menemani kita
Jika amal kita baik kita akan penuh suka cita
Tapi jika amal kita buruk niscaya kan menderita

Pak ustad bilang jika mati harus punya bekal
Sebagai amalan yang akan diperhitungkan di alam kekal
Aku belum punya bekal, itu tak kusangkal

Bekal apa yang nanti harus kubawa…?
Agar kelak dialam kekal aku tiada kecewa
Kata pa ustad bekal yang baik itu iman dan takwa

Hm… indahnya bila kudapat iman dan takwa…?
Jika aku dapat kan kusemat didalam jiwa
Agar kelak tak kelabakan jika aku didakwa

Pak ustad bilang kita harus siap jika kematian itu datang
Karena kematian hadirnya tak bisa kita ditentang
Apakah dia datang diwaktu pagi ataupun petang
(02 Agustus 2011)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUNIA AKAN BERAKHIR

Hari pasti kan berganti Walau perlahan tapi pasti Mungkin esok lusa atau nanti Kita semua akan mati Sudahkah kita semua siap Atau masih saja terlelap Dengan dunia yang gemerlap Padahal sudah tahu Cuma sekejap Masih saja kita semuanya terlena Dengan dunia yang penuh pesona Padahal sudah tahu sifatnya fana Tak peduli diakhirat kelak merana Walau tahu hidup ini tidak kekal Namun kita masih belum punya bekal Imanpun masih saja dangkal Tapi masih saja berbuat nakal Wakau diri sudah uzur Dekat dengan liang kubur Masih saja ujub takabur Selalu lupa untuk bersyukur Mari kita segera taubat Ajak seluruh kerabat Dan juga semua sahabat Sebelum nanti terlambat (15 mei 2011)

HIDUP PASTI KAN BERUBAH

Hidup yang kita tempuh pasti akan bisa berubah Tentunya kita mesti jalaninya dengan penuh tabah Dan kepada Allah kita hanya datang tuk menyembah Untuk bisa berubah hadapi hidup jangan pernah malas Jangan sampai kita mengeluh apalagi selalu  memelas Tapi jalani semuanya dengan penuh tawakkal dan ikhlas Untuk bisa dapat berubah gunakan akal kita untuk berfikir Berbagi dengan sesama yang membutuhkan jangan kikir Jangan lupa setiap saat kepada Allah hendaknya berdzikir Allah telah menetapkan rezeki bagi kita. Tak mungkin tertukar Karena rezeki bagi masing-masing manusia telah ditakar Maka dari itu kepada Allah kita jangan lupa apalagi ingkar (10 Mei 2011)

WAHAI DIRI XX

Wahai diri sudahkah hari ini engkau bersedekah Tahukah dengan bersedekah rezeki kita akan berkah Akan hilang pula dalam diri kita sifat serakah Dengan bersedekah maka nikmatpun akan bertambah Wahai diri jangan takut dengan sedekah harta akan berkurang Dengan bersedekah hidup kita akan bersinar terang benderang Nikmatnya akan terasa di hari akhirat nanti juga sekarang Nikmatnya akan bertambah jika dalam dada iman bersarang Wahai diri bersedekahlah selagi ada orang yang mau menerima Kare suatu saat orang-orangpun akan berlomba ingin berderma Namun jangan lupa bersedekah yang ikhlas dari relung sukma Agar apa yang kita lakukan itu tidak sia-sia dan percuma (04 April 2012)