Rasa itu kini dalam dada telah bermuara Walau sering karenanya dihantam lara Namun senantiasa kusambut tiada jera Rasa itu telah tertanam dalam benak Tak ingin kusingkirkan walau sejenak Akan kubiarkan dia beranak pinak Rasa itu telah bersemayam dalam kalbu Brgelora hasrat dalam dada yang menggebu Tak kan sirna wlau tanpa ray tanpa cumbu Rasa itu kini dalam kalbu telah singgah Tak sanggup diri tuk mengusir mencegah Karena dia telah bertahta dengan gagah Rasa itu telah bertahta dalam sukma Setiap saat setiap detik datang menjelma Berdendang berlagu bernada penuh irama (29 November 2011)