Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2011

RAHMAT-MU

Ketika langit terlihat hitam karena mendung               Seketika hatiku dilanda resah dirasa murung                                    Larut dalam lamunan lalu lama termenung    Seolah terbelenggu dalam jiwa yang terkungkung  Bagai terpenjara dalam sangkar yang terkurung            Ingin rasanya menyibak rahasia yang terselubung           Agar diri tak lagi larut dalam rasa berkabung          Terhenyak diri lalai pada Yang Maha Agung Ketika hujan dari langit mulai tercurah                     Hilangla...

SESUATU YANG TAK BAIK

Tak baik jika mulut sering mengumpat Karena akan mengurangi rasa semangat Terlupa segala hal yang telah diingat Segera kepadaNYA hati kita terikat Tak baik jika hati sering mengeluh Karena akan menjadikan suasana kisruh Pancaran wajah manis menjadi keruh Tawakal kepadaNYA agar hati menjadi luluh Tak baik jika selalu berprasangka buruk Jangan biarkan karenanya hatimu terbujuk Jangan biarkan pula dia selalu datang merajuk Karena akan membuat diri kita terpuruk (28 Oktober 2011)

BAHAGIANYA DIPERSUNTING

Dalam rentang waktu yang cukup panjang Ketika kau datang mencuri pandang Selagi aku asyik berdendang Kau bersandar dibawah pohon rindang Sambil kau hela nafas panjang Aku bertanya dalam bimbang Benarkah aku yang kau sayang...? Engkau bilang aku bak primadona Setiap saat selalu penuh pesona Engkau bilang ingin menjadi arjuna Agar kelak bisa bersanding disinggasana Tak sadar pipiku merah merona Sirna gundah cerahlah suasana Mahligai cinta segera kita bina Kala matamu singgah mengerling Aku tak kuasa tuk berpaling Dan ketika suaramu indah melengking Diiringi merdunya suara seruling Kau ungkapkan suatu hal yang terpenting Sejenak aku tak bergeming Kau ingin segera mempersunting (22 Oktober 2011)

JALAN YANG IKHLAS

Jalan di depan masih saja terbentang lebar Harum wangi puspa masih menebar Namun belum juga bangkit dari sadar Mungkin sudah hilang rasa sabar Walau masih dihadapi dengan tegar Jalan ini masih saja kutelusuri Meski  belum dapat yang kucari Dan kurasakan sakit yang tiada terperi Dalam dada juga masih terasa nyeri Namun aku tak ingin berlari Jalan ini harus kulalui dengan ikhlas Walau kadang muncul rasa malas Karena titik itu belum terlihat jelas Namun aku harus bisa tegas Agar jalanku tidak kandas (31 Mei 2011)

JANGAN PERNAH RAGU

Dalam diam tanda-tanda itu kuamati Kehidupan ini bukanlah sesuatu yang pasti Memang benar karena kan berakhir mati Bukan diujung belati apalagi tusukan peniti Mungkin hari ini, esok ataupun nanti Maka jangan pernah ragukan dalam hati Tuk jalani hidup dengan penuh teliti Biarlah kegagalan kita anggap sebagai cemeti Agar hidup kita menjadi lebih berarti Segerlah kita datang tuk berbakti Kepada Illahiy pemilik cinta yang sejati Insyaalloh di akhirat kelak kan menjadi bukti Ketika harapan hati tiada berpihak Jiwa merana karena tlah tertolak Diri seolah melayang tiada berpijak Karena limbung hingga tak dapat tegak Rasanya ingin keras tuk berteriak Namun suaraku parau karena serak Bibir terkunci seperti enggan bergerak Hanya bisa membathin jauh dalam benak Ketika jantung tak lagi berdetak Rasa dalam dada seolah terdesak Ku berguman dalam bathin sejenak Kumohon bahagia menghampiri kelak (28 April 2011)

LEBIH BAIK DIAM

Berhati-hatilah bila hendak bicara Jangan asal kita kelurkan suara Karena bisa membuat hati cedera Sakitnya sungguh tiada terkira   Dipikir dulu jika hendak berkata Sebelum terlanjur berbuat dusta Yang kan menimbulkan satu derita Hingga menitikkan air mata   Tak bisa bicara yang baik lebih baik diam Agar tak keluar kata-kata mengecam Juga tak terlontar umpatan mengancam Hingga menimbulkan konflik yang runyam (21 Oktober 2011)

MARI BERTAWADLU

Sahabat suara adzan telah berkumandang Pertanda waktu shalat telah datang Mengajak kita untuk segera bertandang Ke rumah Allah untuk sembahyang   Sahabat adzan telah datang menyeru Menyeru kita tuk segera berburu Berburu ridloNYA yang menebar disetiap penjuru Memohon ampun dari salah dan keliru   Sahabat mari segera ambil air wudu KepadaNYA bergegas tuk bertawadu Agar senantiasa hidup kita semanis madu Senandung kita memuji namaNYA terdengar merdu Sahabat yuk kita segera laksanakan shalat Sebelum waktu kita nanti terlambat Agar senantiasa hati kita kepadaNYA tertambat Dan karunia serta RahmatNYA tak terhambat Sahabat Shalat mencegah perbuatan keji dan kemunkaran Jika dilakukan dengan benar tak lagi ada pertengkaran Dan hidup kita akan menjauh dari rasa kesukaran Karena senantiasa kita menjauh dari sifat keingkaran (21 Oktober 2011)

KETIKA KUTAHU

Ketika kutahu kehidupan ini kan berakhir Jujur aku dilanda rasa khawatir Beramal aku masih fakir Kepada Allah masih kurang berdzikir Bukan karena aku kikir Terlebih aku mungkir Ketika kutahu nyawa ini akan terlepas Aku terasa bagai dihempas Karena ibadahku belum impas Kelalaian belum dapat kutumpas Surat dan ayat belum terkupas Namun raga keburu terbalut kapas Ketika kutahu kehidupan akhirat Dan amalan pertama dihisab itu shalat Sesak didada karena sering terlambat Sebelum nafasku tersumbat Masih sempatkah aku bertaubat Agar diakhirat kelak mendapat nikmat Ketika diceritakan tentang siksa kubur Ingat diri dengan dosa yang berlumur Ingin lari menjauh namun tak bias kabur Karena nanti raga kaku dan terbujur Rabb, Jadikan hamba selalu bersyukur Agar di dalam kubur hamba seperti tertidur Ketika dikabarkan keadaan neraka Sungguh dahsyatnya suatu petaka Tempatnya orang-orang celaka Karena jauh dari ayat Maliku Mulk Rabb jangan...

Ketika

Ketika ruh lepas dari raga Diri lemah tak bertenaga Hati cemas tak dapat lega Masuk neraka atau syurga Ketika jasad diri terbujur kaku Roh menatap jasad terpaku Masih adakah bagiku sedetik waktu Untuk lakukan sujud dan ruku Ketika diri tlah berubah jadi mayat Diri menangis pilu tersayat-sayat Karena ingkar akan surat dan ayat Masih bisakah kembali ke alam hayat (24 April 2011)

REZEKI... OH... REZEKI...

Kita kejar dia berlari Kita diam dia berdiri Kita menghindar dia menghampiri Kita hampiri dia menghindari Begitulah sifat rezeki bila kita cari Seperti sedang pecahkan sebuah misteri Lain halnya bila kita lakukan dengan mencuri Mudah didapat namun pada akhirnya kita gigit jari Kalau memang sudah rezeki Dia pasti bisa kita miliki Namun kita tak boleh diam memaki Kita harus berusaha tuk mendaki Agar yang kita inginkan dapat teraih Jauhkan rasa lelah singkirkan rasa letih Tak boleh meringis tak boleh merintih Walau ternyata terasa sangat perih Semuanya harus kita perjuangkan Walau harus banyak yang kita korbankan Agar tercapai yang kita cita-citakan Yang kelak bisa kita banggakan Walau rezeki yang kita dapat cuma sebongkah Syukuri adanya agar dia penuh dengan berkah Yang menjadikan diri jauh dari rasa serakah Dan hidup kitapun tak salah dalam melangkah Walau banyak peluh jatuh menetes Tak boleh menggerutu apalagi protes Kar...

ANGANKU

Anganku jauh melayang Bagaikan layang-layang Kuharap bukan bayang-bayang Anganku belum hendak menepi Karena takut terjerumus sepi Yang melarutkanku dalam mimpi Anganku belum juga sampai Namun yakin kan tercapai Esok lusa pasti kan kugapai Anganku karam lalu terapung Berikan aku satu pelampung Biarkan semua usai dan rampung Anganku tak mungkin berakhir Walau sampai banyak bayi terlahir Pasti dia kan nampak dengan dzahir Anganku tak kubiarkan lenyap Kan kudekap walau harus merayap Agar diriku tak sunyi senyap Anganku kubiarkan terus hidup Tak rela jika harus meredup Biar jantungku terus berdegup Anganku tak pernah menjadi beban Walau aku harus banyak berkorban Tuk keindahan masa depan Anganku bukan suatu dosa Dari itulah aku tak pernak tersiksa Karena kuanggap ini sebuah asa Anganku pasti kan menjelma Walau harus menanti lama Tetap dengan pasti akan kuterima Anganku indah bercahaya Walaupun tanpa sinar su...

MERINTIH DALAM KUBUR

Dalam ruang gelap Nampak dia tidur terlelap Namun terlihat hanya sekejap Matanya nanar samar menatap Lalu terdengar dia meratap Dengan nafas megap-megao Karena udara yang terasa pengap Lalu dia menyeringai Jatuh hamper terkulai Udara pengappun terurai Tercium aroma bangkai Nampaknya adegan segera dimulai Walaupun terlihat santai Namun rasanya sampai juntai Dan tiba sosok hitam pekat Dtang seolah hendak mengikat Dia meronta secepat kilat Namun sosok itu lebih cepat Dia teriak namun tercekat Sosok itu makin mendekat Akh sosok itu rupanya Malaikat Dia merintih mengaduh Banjir  air mata dan peluh Basah lembab beraroma kumuh Deru nafasnya bergemuruh Dia kerahkan tenaga tuk bertaruh Dalam ruang yang lembab lusuh Jasadpun hanrcur luluh Tatap matanya semakin kabur Tangis sesal turut melebur Air mata tak berguna lagi menghambur Siksa semakin kerap menyembur Dan sosok itu tiada menghibur Ohhh… sungguh perihnya siksa ...

Nikmat Kubur

Dalam ruang lapang Terang benderang  Dia nampak tenang Jauh dari rasa tegang Terlihat senyum mengembang Tiada pula terlihat bimbang Dia rupawan bagai raja dan puteri Ditemani dayang dan juga peri Berhias wajah penuh berseri Harum menyengat wangi kesturi Dia tersenyum menyambut berdiri Sambut sosok putih yang menghampiri Sosok putih itu telah hadir Utusan dari Sang Maha Qadir Untuk menguak sebuah takdir Senyum berhias tersungging di bibir Yang basah dengan dzikir dan takbir Segera terungkap sebuah tabir Sosok itu telah jelas seorang malaikat Tuk menemani jasad itu setiap saat Jasad semasa hidup yang penuh taat Beribadah tiada lelah tiada penat Kini saatnya mendulang manfaat Agar di akhirat mendapat syafaat Akh… terasa indah alam kubur Serasa sekejap saja tertidur Waktu tak terasa kendur Dia alangkah mujur Hasil didunia tidak takabur Di akhirat kelakpun insyaalloh makmur (25 Mei 2011)

CINTA ALLAH

Segala puji bagi Allah Cinta-MU tak pernah memilah KAU curahkan tanpa lelah ENGKAU Yang Maha Agung Cinta-MU senantiasa bergaung KAU tanamkan dalam setiap relung Rabb… Yang Maha Mulia Cinta-MU tak lapuk dimakan usia KAU siramkan kepada hati manusia Allah Yang Maha Besar Cinta-MU berawal dari tali pusar KAU berikan agar tiada gusar ENGKAU Yang Maha Bijaksana Cinta-MU senantiasa mempesona KAU semaikan diatas buana Allah Yang Maha Kuasa Cinta-MU tak pernah akan binasa KAU gulirkan tanpa terpaksa ENGKAU Maha Pengasih Maha Penyayang Cinta-MU bukan sekedar bayang-bayang KAU ciptakan penuh kasih dan sayang (18 Oktober 2011)

KEMENANGAN YANG TERTINGGAL

Janganlah bosan tuk senantiasa mencoba Agar bisa teraih apa yang kita damba Denga begitu dia kan segera tiba Tanpa harus kita menghiba Bila kita gagal jangan menyerah kalah Karena bukan berarti kita telah salah Teruslah mencoba jangan sampai lelah Masih ada yang membantu kita yaitu Allah Jangan ada kata frustasi bila kita gagal Karena gagal bukanlah sesuatu yang janggal Itu hanyalah kemenangan yang tertinggal Ingatlah masih ada Allah yang Maha Tunggal (18 Oktober 2011)