Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2011

KALIMAT MEMBAWA SELAMAT

Kini ingin kupilah dan pilih aksara demi aksara Akan kurangkai menjadi kata yang bersuara Suara yang suatu hari menjadi lentera Lentera hati dan jiwa yang didera lara Kini juga ingin kupilah kata menjadi kalimat Kalimat yang senantiasa dalam lubuk jiwa tersemat Walau bukan kalimat yang mengandung keramat Namun kalimat yang akan membawa selamat Kini kalimat itu telah selesai kurangkai Kusiapkan rotan tuk kubuatkan bingkai Agar bermakna bila kalimat itu kelak terurai Hingga babak demi babak kembali usai (01 Januari 2012)

TUTUP TAHUN

Hari ini saatnya kita tutup tahun mari langkah kaki kita ayun Seiring irama riang mengalun Biarkan sejenak menyirami ubun-ubun Mari warnai diri dengan kebahagiaan Hilangkan raut wajah kedukaan Hiasi wajah penuh dengan keceriaan jadikan diri penuh kebanggaan Mari hari ini kita bertafakur Agar terjauh dari rasa kufur Dekatkan diri dengan rasa syukur Atas nikmatNYA yang tak terukur Tutup tahun sebarkan senyum Senyum merekah yang ranum tebarkan wangi jiwamu yang harum hingga menebar je rongga sumsum Tutup tahu dengan hati yang legawa Biar saja tahun lalu kita kecewa Mungkin tahun depan kita menjadi istimewa Lipurlah lara dalam sukma dan jiwa Susun rencana di tahn mendatang Suarakan harapan kita dengan lantang Jangan pedulikan halanag dan rintang Asalkan mita bukan tuk jadi penentang Tahun depan pasti akan indah Segalanya akan menjadi mudah Tak lupa perkuat diri dengan ibadah Agar hiduptak dihadang rasa gundah (31 Desember 2011)

HIDUP PENUH PELUANG

Hidup ini sangat indah, buatlah diri kita nyaman Jangan cemberut berikan selalu satu senyuman Tebarkan keramahan agar diri selalu jadi idaman   Hidup senantiasa penuh dengan rahasia dan intrik Dimana kita harus punya segudang strategi dan trik Agar diri kita senantiasa penuh dengan daya tarik Tahukah sahabat... kita hidup harus punya tekad Tapi jangan sampai pernah hidup ini hanya modal nekad Maka dari itu, mari kita luruskan niat dalam beri'tikad Hidup jangan menoleh kebelakang tapi lurus kedepan Agar bisa meraih semua cita-cita dan segala harapan Maka, berjuanglah terus tuk keberhasilah di masa depan   Hidup ini menatap kedepan bukan kebelakang Bebaskan pikiranmu, jangan pernah kau kekang Pikiran kacau perasaan kalut biarkan dia hengkang Sesungguhnya hidup kita penuh dengan banyak peluang Dan tentunya kita harus senantiasa tetap berjuang Tekadkan dalam hati jangan ada waktu yang terbuang (22 oktober 2011)

CERMATI HIDUP

Jangan kau anggap hidup ini sebuah penderitaan Karena senantiasa kita dihantui rasa kedukaan Dan sangat dekat dengan sifat keputusasaan Berpikir positiflah supaya mudah raih kebahagiaan Jangan hiasi hidup kita dengan penuh rasa benci Karena akan timbul prahara karena saling mencaci Jalin silaturahim dengan ikhlas dan hati yang suci Selanjutnya dzikir kepada Allah sebagai do'a dan kunci Hadapi hidup ini jangan menyerah lalu merasa lelah Karena berarti kita sudah menjadi manusia yang kalah Jangan pernah takut berbuat walaupun ternyata salah Maka mohon senantiasa petunjuk jalan kepada Allah Jangan coba-coba tuk hidup serakah Karena kan berakibat salah dalam melangkah Jaga senantiasa tutur kata sikap dalam bertingkah Agar hidup yang kita jalani mendapat berkah Hidup ini sangat sulit untuk diterka dan ditebak Bagaikan berjalan di lautan yang berombak Namun jangan menyerah bagaikan dihadang tombak Insyaalloh rahasiaNYA lambat laun kan ters...

TIPU DAYA DUNIA

Dunia ini penuh dengan kepalsuan Disibukkan dengan berbagai macam tiruan Bahkan kadangkala dipoles dengan tipuan Semua dilakukan tuk mencapai sebuah tujuan Dunia ini dipenuhi dengan janji-janji Demi tegak berkibar megah sehelai panji Tak perduli walau harus berbuat keji Yang penting janji sudah selesai tersaji Dunia ini penuh dengan tipu daya yang bisa membuat kita tiada berdaya Maka jangan pernah berhenti tuk berupaya Awali dengan basmalah bila hendak berkarya (22 oktober 2011)

KEBAHAGIAAN YANG TERTUNDA

Jauh dilubuk hati yang paling dalam Cintaku tlah terperosok tenggelam Melirik jauh kemasa yang tlah silam Kehidupan cintaku begitu hitam kelam Kini cintaku telah tumbuh dan bangkit Seolah sembuh dari serbuan rasa sakit Dan kini kucoba lagi cintaku kurak it Agar sakit cintaku tak lagi berjangkit Di dalam bathin telah jelas tertulis Tentang sebentuk cinta yang kau lukis Jangan pernah sampai habis terkikis Karena kan menyisakan luka dan tangis Dalam dada cinta tlah bergelora Menyapa hati yang sedang membara Tiada lelah mengarungi luas samudera Tiada peduli cobaan datang mendera Saat kuterdiam dalam bisu meragu Duduk termenung menopang dagu Berapa lama lagi harus menunggu Satu jam, satu hari atau satu minggu Masih kusimpan seribu asa dalam dada Walau cobaan selalu datang melanda Kuyakin duka derita pasti kan jua reda Kedukaan itu kebahagiaan yang tertunda (22 oktober 2011)

SELAMAT DATANG TAHUN BARU

Telah tiba saatnya untuk kita berpisah Berpisah meninggalkan berbagai kisah Hingga membuat mata ini menjai basah Bukan karena diri dihantam susah Kini telah hampir tiba di depan mata Setelah sekian lama terlunta-lunta Dengan waktu separuh renta Datang menghampiri tanpa diminta Saatnya meninggalkan banyak kenangan Walau sedikit saja raih kemenangan Karena masih tertinggal banyak angan-angan Kepadamu hamba senantiasa tadahkan tangan Tiba saatnya gairah jiwamu kusongsong Bukan hanya dengan omong kosong Bukan pula dengan erangan yang melolong namun dengan bantuang Sang Penolong Saatnya hamparkan harapan di tahun ini  Harapan yang akan senantiasa setia menemani Menemani tanpa sedikitpun diri terbebani Karena telah kusiapkan semuanya kujalani Tahun dua ribu dua belas selamat datang kedatanganmu tak akan pernah bisa ditentang Karena disana harapanku indah terbentang Tiada gentar walau banyak halang dan rintang Rabb... akhirnya hamba memohon kepadaMU Hamba me...

TAHUN BARU DUA RIBU DUA BELAS

Tahun dua ribu dua belas akan segera tiba Namun masih saja hatiku menghiris menghiba Walau banyak do'a dan usaha telah kucoba Ya allah... ampunkanlah segala dosa hamba Tahun dua ribu dua belas kini akan kusambut Dengan do'a dan harapan dia akan kujemput Berharap tahun mendatang tak lagi berkabut Dan hilang sirna rasa takut dan kalut Tahun dua ribu dua belas tahun baru Kujelang kusambut dengan penuh haru Biar tahunmu menjadi tahun yang seru Tahun yang terbebas dari salah dan keliru (30 desember 2011)

KENANGAN DI TAHUN DUA RIBU SEBELAS

Tahun dua ribu sebelas tahun penuh kenangan Kenagan manis dan juga pahit karena kehilangan Kuharap ini pertanda akan datang suatu kemenangan Tahun dua ribu sebelas menyimpan banyak cerita Cerita berbau suka hingga berbau derita Keduanya sama menguras banyak air mata Tahun dua ribu sebelas tahun banyak rencana Walau banyak yang belum terlaksana Namun itu membuat diri lebih bijaksana (30 Desember 2011)

USAILAH TAHUN DUA RIBU SEBELAS

Tahun dua ribu sebelas hampir habis Semua itu tak bisa lagi untuk ditepis Kuharap semua harapanku tidak menipis Karena kurasa masih banyak harapan berlapis Sehari lagi waktumu kini masih tersisa Kuharap menyisakan banyak menyimpan asa Asa yang telah dititipkan yang Maha Kuasa Biarlah asa itu kujelang di hari lusa Tahun dua ribu sebelas hampir berujung Tahun dua ribu dua belas akan segera berkunjung Asa dan harapanku aklan tinggi kujunjung Ikhlas kulakukan bukan karena ingin tersanjung Tahun dua ribu sebelas akan segera usai Banyak sekali air mata yang berderai Bukan karena harapan belum tergapai Namun karena diri masih saja lalai   (30 Desember 2011)

SELAMAT TINGGAL TAHUN DUA RIBU SEBELAS

Hari berganti hari terasa cepat Minggupun berganti seperti melompat Bulan berputar seperti tak terhambat Akhirnya tahunpun datang merambat Harapan belum juga hendak menghampiri Ketika kusongsong seolah dia berlari Mungkin terlalu banyak salah dalam diri Namun diri tak akan lelah tuk mencari Mungkin suatu saat di tahun depan Akan kusongsong banyak harapan Do'a dan usaha kubentang sebagai umpan Akan kulayari semuanya dengan penuh kesiapan Kusisipkan harapan indah di tahun baru Kan kubuat langit senantiasa berwarna biru Agar tak lagi kurasakan suasana haru Dan harapan mudah tuk kusongsong kuburu Selamat tinggal tahun dua ribu sebelas Biarkan aku meninggalkanmu dengan ikhlas Agar kelak di tahu dua ribu duabelas Aku tal lagi malas dan tidak bantak memelas (29 Desember 2011)

AKU BUKAN SIAPA-SIAPA

Saat angin malam datang membuai Membuai jiwa hingga terkulai Entah kapan semuanya dimulai Tiada ingat karena hanyut dalam belai Dan saat angin malam mulai menusuk Belum juga diri diserang rasa kantuk Padahal jiwa sudah lelah dan suntuk Namun mata masih saja terbuka merajuk Dan ketika angin malam masih saja semilir Terasa darahku dingin berdesir Kurasakan disisiku engkau hadir Menyapa jiwaku yang kurasa getir Rabb….. aku tahu, aku bukanlah siapa-siapa Aku hanyalah hambaMU yang miskin papa Senantiasa lemah tak berdaya jika musibah menimpa Walau sekedar mengingatkan dengan menyapa Rabb….. tak ingin harapanku kosong hampa Tak ada niatku kepadaMU tuk lalai dan alpa Namun masih saja diriku terjerat dalam lupa Ketika bau duniawi datang menyerbu menerpa (24 juli 2011)

MA’AFKAN

Maafkan bila hatimu terluka Karena aku tak bisa terbuka Karena aku dirimu berduka Maafkan jika aku lari menghindar Aku hanya ingin engkau sadar Percaya pada Yang Maha Qadar Maafkan aku lari bukan karena benci Aku hanya tak ingin bibirku mencaci Yang kan hilangkan makna cinta suci Maafkan aku membuatmu menangis Aku hanya tak ingin engkau egois Bahwa cinta tak selamnya manis Maafkan bukan maksudku untuk selingkuh Aku hanya tak ingin engkau angkuh Bahwa semua cinta bisa kau rengkuh Maafkan jika aku membuatmu memelas Karena aku tak ingin kau berbuat culas Hanya karena cintamu tak kubalas Maafkan bukan aku tak percaya Dengan cinta dunia maya Karena aku tak ingin teraniaya (21 MEI 2011)

KEMANA LAGI DAKU MENGEMBARA

Walau diri terasa sangat letih dan juga lelah Namun aku tak boleh begitu saja menyerah kalah Karena bukan merupakan suatu dosa atau salah Kemana lagi daku harus pergi mengembara Tuk penuhi hasrat yang menggebu menggelora Karena tak ingin hidupku nanti dalam sengsara Lama kulalui Belum juga kutemui hakikat kehidupan Mungkin karena belum tercapai sebuah harapan Harapan tentang indahnya kehidupan masa depan (05 MEI 2011)

BUKAN BASA-BASI

Aku yang terobsesi Dengan sebuah resolusi Tuk memperkuat pondasi berharap bisa menjadi reduksi Agar hidup tak termanipulasi Hanya   karena satu posisi Itu bukan karena emansipasi Bukan pula basa-basi Kuinginkan adanya variasi Agar cerahlah suatu kondisi Dan tercapailah suatu misi Jadi kuli mangsi Atau kerja kantoran berdasi Tapi jangan jadikan emosi Karena akan runtuhlah suatu tradisi Dan tak temui satu solusi Tuk mencapai sebuah prestasi Yang mengakibatkan diri frustasi (19 JUNI 2011)

AKANKAH….?????

Hatiku terasa sangat sakit Namun tak baik tuk kuungkit Karena tak ingin jadi penyakit Bathinku terasa tertekan Karena asa yang belum kutemukan Sampai-sampai tak enak makan Ragaku terasa melayang Saat wajahmu datang membayang Sepertinya   aku mabuk kepayang Senyumku terasa kecut Seperti terkena cambukan pelecut Mungkihkah aku seorang pengecut Pandanganku terasa nanar Hingga tiada lagi terlihat berbinar Akh… akankah mataku kembali bersinar (17 JUNI 2011)

AKU TERJEBAK

Saat aku terjebak Dalam dunia yang penuh gejolak Pesonanya membuatku terhenyak Hingga diriku tersentak Seolah kakiku tak berpijak Mataku terbelalak Jantungku seakan meledak Ingin aku teriak Namun hanya bisa dalam benak Aku diam tak bergerak Nafasku terasa sesak Akh mengapa banyak orang tamak Ingin aku membentak Namun aku lemah kena gertak Tak bisa aku berkata tidak Bagaimana aku bisa bijak Akh mungkin saja kelak Aku tak lagi diperbudak Oleh nafsu yang membajak Biar nanti kupasung kupasak Hingga adil dalam bertindak (14 JUNI 2011)

AKU DILANDA CEMAS

Akh aku dilanda cemas Karena asaku kandas Ingin aku tegas Namun gerakku terampas Karena ulah yang culas Bagaimana ini bisa kutindas Sedang aku terkulai lemas Pucat bagaikan kapas Akh jangan biarkan aku terhempas Aku tak ingin kandas Karena karyaku belum tuntas Walau   aku telah kerja keras Apa karena aku kurang cerdas Hingga aku mudah dilibas Aku hanya bisa gemas Aku tak bisa bertukas Hanya airmata mengalir deras Seolah hendak terkuras Tangan diam-diam meremas Meninggalkan luka yang berbekas Bagaimana aku bisa terlepas (14 JUNI 2011)

HINDARKAN AKU DARI KERAGUAN

Malam… hening… dalam kebisuan Hati… resah… dihantam kepiluan Karena… tak tertahankan rasa kerinduan Ketika…. teringat akan pertemuan Hadir…. Dalam satu perjamuan Cinta dan kasih dalam satu perpaduan Ragu… menyeruak dalam keheningan Bimbang…. Tenggelam dalam kebisingan Dahaga…. Tersendat dalam kekeringan Beranjak aku dalam kebimbangan Yang tak henti bergelayut dalam kegamangan Bilakah aku menyambut kedatangan Menghindar aku dari keraguan Melenyapkan satu keakuan Yang menghambat satu kemajuan (30 MEI 2011)

BERHARAP DALAM CEMAS

Aku berdiri mematung Pikiranku terkatung-katung Perlahan jariku menghitung Aku masih jauh dari untung Aku diam terpaku Perasaanku terasa Kaku Semangatku nyaris membeku Menatap jalan yang penuh liku Aku berharap cemas Ragaku terasa lemas Tenagaku seperti terkuras Air mataku mengalir deras Aku harus bangkit Lalu lari ke atas bukit Hindari serbuan penyakit Yang terlihat kembali berjangkit Aku masih ingin hidup Walau dunia hampir meredup Namun semangatku masih meletup Namun kabut seolah menghalang menutup Aku mulai rapuh Jiwaku terasa lumpuh Ku bersujudku lalu bersimpuh Jalan mana yang harus kutempuh (29 MEI 2011)

KUJAUHKAN HATI DARI RASA HASUD

Malam kembali datang Hatiku semakin meradang Bahkan ingin sekali menerjang Lautan yang berbatu karang Namun aku lalu berfikir Mungkin ini yang namanya takdir Yang ditentukan Sang Maha Qadir Aku harus segera berdzikir Akan tetapi rasa itu sulit kuhalau Hatiku semakin terbenam dalam galau Membuat hidupku menjadi kacau Akh… apa aku sedang mengigau…? Akh… rasanya aku harus bangkit Takut ini menjadi sebuah penyakit Rasanya pasti akan sakit Bila harus terus kuungkit Namun aku semakin bingung Seperti yang sedang linglung Tersesat lalu terkurung Terduduk dalam termenung Ya Allah,,,, Tuhan hamba Jangan biarkan aku menghiba Dalam dunia yang penuh coba Yang kurasa pahit seperti tuba Ya Allah,,,, hamba sadar Selama ini hamba selalu gusar Kini hamba harus mencoba tegar Jalani hidup penuh dengan sabar Ya Allah… hidupku belum berarti Itu telah kuakui dalam hati Mungkin karena aku belum mengerti Tentang arti hidup dan mati...

MENAHAN RESAH DALAM GELISAH

Senandung alam nan lirih Terdengar agak perih Temani hati yang letih Sedikit agak merintih Terlihat awan memutih Bergulung bagai buih Senja mulai redup Terhentak jantungku berdegup Aku sedikit gugup Nafasku terdengar sayup Rahangku terkatup Menahan rindu yang meletup Sayup terdengar kidung Membuatku sedikit murung Dalam rasa bingung Yang datang berkunjung Sejenak aku mematung Bagaikan terpasung Nafasku sedikit sesak Seakan hendak meledak Kuatur barang sejenak Agar bebas berteriak Lepaslah rasa dalam benak Yang lama membatu hampir mengerak Mataku sedikit basah Terasa susah Menahan resah Dalam gelisah Seolah tak ingin terpisah Akh….. Aku hanya mendesah Waktu terus saja berlalu Meninggalkan masa lalu Hatiku masih saja pilu Sedikit terasa ngilu Bagai disayat sembilu Sakitnya sungguh terlalu Menjelang petang Ketikaku sedikit bimbang Adzan berkumandang Memaksaku melenggang Pergi sembahyang Mengh...