Langsung ke konten utama

BERHARAP SUATU SAAT KAN BERSERI



Tak tahu lagi apa yang akan kucari
Sudah berjalan bahkan ku berlari
Tapak kaki tak kurasa walau terasa nyeri
Hingga darah keluar dari sela jari
Namun belum kutemui juga hingga berganti hari
Wajah pucat tiada lagi berseri
Dedaunan melambai terlihat menari-nari
Seolah tengah menertawai diri

Rasa nyeri belumlah usai dan kini terasa ngilu
Hati remuk redam merintih menahan rasa pilu
Hanya bathin yang mampu berbisik karena lidah kelu
Langkahku gontai tak mampu lagi tuk berlalu
Gejolak dalam dada masih bergemuruh riuh bertalu
Pikiran menerawang menembus masa lalu
Wajah tertunduk muram menahan rasa malu
Yaa Rabbil ‘Alamin jangan biarkan aku jadi benalu

Saat lidahku kelu tak dapat lagi berkata-kata
Kubiarkan anganku melayang sambil pejamkan mata
Berharap yang pernah hilang kembali bertahta
Agar anganku tak lagi jauh terlunta-lunta
Bersemayam dalam dada dihiasi bunga cinta
Dan bersinar kembali wajah muram menjadi jelita
Pada dunia aku kan ceria lagi bercerita
Rabb… akhirnya kepadaMU jualah aku meminta

Saat anganku pulang dari terlunta turunlah hujan gerimis
Kupanjatkan rasa syukur dan tak terasa kumenangis
Tangisku kali ini karena kenanganku begitu manis
Walau pernah tersakiti bagai tertusuk keris
Kini kuharap lagi hatiku tak lagi miris
Biar saja orang memandangku sinis
Kuyakin semuanya telah tertulis
Rabb… syukurku kepadaMU semuanya bisa kutepis
(21 MEI 2011)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUNIA AKAN BERAKHIR

Hari pasti kan berganti Walau perlahan tapi pasti Mungkin esok lusa atau nanti Kita semua akan mati Sudahkah kita semua siap Atau masih saja terlelap Dengan dunia yang gemerlap Padahal sudah tahu Cuma sekejap Masih saja kita semuanya terlena Dengan dunia yang penuh pesona Padahal sudah tahu sifatnya fana Tak peduli diakhirat kelak merana Walau tahu hidup ini tidak kekal Namun kita masih belum punya bekal Imanpun masih saja dangkal Tapi masih saja berbuat nakal Wakau diri sudah uzur Dekat dengan liang kubur Masih saja ujub takabur Selalu lupa untuk bersyukur Mari kita segera taubat Ajak seluruh kerabat Dan juga semua sahabat Sebelum nanti terlambat (15 mei 2011)

HIDUP PASTI KAN BERUBAH

Hidup yang kita tempuh pasti akan bisa berubah Tentunya kita mesti jalaninya dengan penuh tabah Dan kepada Allah kita hanya datang tuk menyembah Untuk bisa berubah hadapi hidup jangan pernah malas Jangan sampai kita mengeluh apalagi selalu  memelas Tapi jalani semuanya dengan penuh tawakkal dan ikhlas Untuk bisa dapat berubah gunakan akal kita untuk berfikir Berbagi dengan sesama yang membutuhkan jangan kikir Jangan lupa setiap saat kepada Allah hendaknya berdzikir Allah telah menetapkan rezeki bagi kita. Tak mungkin tertukar Karena rezeki bagi masing-masing manusia telah ditakar Maka dari itu kepada Allah kita jangan lupa apalagi ingkar (10 Mei 2011)

WAHAI DIRI XX

Wahai diri sudahkah hari ini engkau bersedekah Tahukah dengan bersedekah rezeki kita akan berkah Akan hilang pula dalam diri kita sifat serakah Dengan bersedekah maka nikmatpun akan bertambah Wahai diri jangan takut dengan sedekah harta akan berkurang Dengan bersedekah hidup kita akan bersinar terang benderang Nikmatnya akan terasa di hari akhirat nanti juga sekarang Nikmatnya akan bertambah jika dalam dada iman bersarang Wahai diri bersedekahlah selagi ada orang yang mau menerima Kare suatu saat orang-orangpun akan berlomba ingin berderma Namun jangan lupa bersedekah yang ikhlas dari relung sukma Agar apa yang kita lakukan itu tidak sia-sia dan percuma (04 April 2012)