Langsung ke konten utama

KUJAUHKAN HATI DARI RASA HASUD



Malam kembali datang
Hatiku semakin meradang
Bahkan ingin sekali menerjang
Lautan yang berbatu karang

Namun aku lalu berfikir
Mungkin ini yang namanya takdir
Yang ditentukan Sang Maha Qadir
Aku harus segera berdzikir

Akan tetapi rasa itu sulit kuhalau
Hatiku semakin terbenam dalam galau
Membuat hidupku menjadi kacau
Akh… apa aku sedang mengigau…?

Akh… rasanya aku harus bangkit
Takut ini menjadi sebuah penyakit
Rasanya pasti akan sakit
Bila harus terus kuungkit

Namun aku semakin bingung
Seperti yang sedang linglung
Tersesat lalu terkurung
Terduduk dalam termenung

Ya Allah,,,, Tuhan hamba
Jangan biarkan aku menghiba
Dalam dunia yang penuh coba
Yang kurasa pahit seperti tuba

Ya Allah,,,, hamba sadar
Selama ini hamba selalu gusar
Kini hamba harus mencoba tegar
Jalani hidup penuh dengan sabar

Ya Allah… hidupku belum berarti
Itu telah kuakui dalam hati
Mungkin karena aku belum mengerti
Tentang arti hidup dan mati
Ya Allah…. kurasa hidupku hampa
Hatiku dirasa miskin papa
Namun kepadaMU aku tak kan terlupa
Karena takut derita kepadaku menimpa

Ya Allah…. Sang Maha Pengatur
Tak ingin hidupku ngelantur
Baik dalam bersikap maupun bertutur
Karena aku inginkan hidupku teratur

Ya Allah….kini kembali aku bersujud
Aku ingin harapanku terwujud
Dan kujauhkan hati ini dari rasa hasud
Agar kuraih apa yang kumaksud

Ya Allah…. Ya Robbal ‘aalamiin
Jadikan aku sebagai seorang mukmin
Karena ingin hidup dan matiku terjamin
Aamiin…. Aamiin… Ya Robbal ‘aalamiin
(28 MEI 2011)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUNIA AKAN BERAKHIR

Hari pasti kan berganti Walau perlahan tapi pasti Mungkin esok lusa atau nanti Kita semua akan mati Sudahkah kita semua siap Atau masih saja terlelap Dengan dunia yang gemerlap Padahal sudah tahu Cuma sekejap Masih saja kita semuanya terlena Dengan dunia yang penuh pesona Padahal sudah tahu sifatnya fana Tak peduli diakhirat kelak merana Walau tahu hidup ini tidak kekal Namun kita masih belum punya bekal Imanpun masih saja dangkal Tapi masih saja berbuat nakal Wakau diri sudah uzur Dekat dengan liang kubur Masih saja ujub takabur Selalu lupa untuk bersyukur Mari kita segera taubat Ajak seluruh kerabat Dan juga semua sahabat Sebelum nanti terlambat (15 mei 2011)

HIDUP PASTI KAN BERUBAH

Hidup yang kita tempuh pasti akan bisa berubah Tentunya kita mesti jalaninya dengan penuh tabah Dan kepada Allah kita hanya datang tuk menyembah Untuk bisa berubah hadapi hidup jangan pernah malas Jangan sampai kita mengeluh apalagi selalu  memelas Tapi jalani semuanya dengan penuh tawakkal dan ikhlas Untuk bisa dapat berubah gunakan akal kita untuk berfikir Berbagi dengan sesama yang membutuhkan jangan kikir Jangan lupa setiap saat kepada Allah hendaknya berdzikir Allah telah menetapkan rezeki bagi kita. Tak mungkin tertukar Karena rezeki bagi masing-masing manusia telah ditakar Maka dari itu kepada Allah kita jangan lupa apalagi ingkar (10 Mei 2011)

WAHAI DIRI XX

Wahai diri sudahkah hari ini engkau bersedekah Tahukah dengan bersedekah rezeki kita akan berkah Akan hilang pula dalam diri kita sifat serakah Dengan bersedekah maka nikmatpun akan bertambah Wahai diri jangan takut dengan sedekah harta akan berkurang Dengan bersedekah hidup kita akan bersinar terang benderang Nikmatnya akan terasa di hari akhirat nanti juga sekarang Nikmatnya akan bertambah jika dalam dada iman bersarang Wahai diri bersedekahlah selagi ada orang yang mau menerima Kare suatu saat orang-orangpun akan berlomba ingin berderma Namun jangan lupa bersedekah yang ikhlas dari relung sukma Agar apa yang kita lakukan itu tidak sia-sia dan percuma (04 April 2012)