Langsung ke konten utama

Jiwa Yang Lama Terpasung

Jiwaku terapung
Jauh tinggi membubung
Setelah sekian waktu terkungkung
Dalam bilik pengap lama terkurung
Dan kini siap tuk bertarung
Dalam dunia yang penuh sanjung
Lalu kudiam termenung
Lama kubiarkan diriku mematung
Jari-jariku mulai berhitung
Sesaat tubuhku limbung
Sepertinya aku bingung
Mungkin juga sedikit linglung
Hingga menyelinap rasa canggung
Ada ragu yang terselubung
Ada bimbang yang bergelantung
Ada resah yang berkunjung
Ada gundah yang menggulung
Ada sesak yang menggunung
Setelah sekian lama jiwaku terpasung
Ada rasa yang tak terbendung
Yang bermain di balik relung
Mampukah kembali aku bergabung…???
Dapatkah aku meraih untung…???
Akh… baiknya aku bersenandung
Agar aku tak terlihat murung
Dan tugas kukerjakan dengan rampung
Tanpa sedikitpun berbuat lancung
Tanpa sedikit jua dada kubusung
Panji keadilan kan kuusung
Panji kejujuran kan kujunjung
Semoga tak akan ada yang tersinggung
(27 Juni 2011)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUNIA AKAN BERAKHIR

Hari pasti kan berganti Walau perlahan tapi pasti Mungkin esok lusa atau nanti Kita semua akan mati Sudahkah kita semua siap Atau masih saja terlelap Dengan dunia yang gemerlap Padahal sudah tahu Cuma sekejap Masih saja kita semuanya terlena Dengan dunia yang penuh pesona Padahal sudah tahu sifatnya fana Tak peduli diakhirat kelak merana Walau tahu hidup ini tidak kekal Namun kita masih belum punya bekal Imanpun masih saja dangkal Tapi masih saja berbuat nakal Wakau diri sudah uzur Dekat dengan liang kubur Masih saja ujub takabur Selalu lupa untuk bersyukur Mari kita segera taubat Ajak seluruh kerabat Dan juga semua sahabat Sebelum nanti terlambat (15 mei 2011)

HIDUP PASTI KAN BERUBAH

Hidup yang kita tempuh pasti akan bisa berubah Tentunya kita mesti jalaninya dengan penuh tabah Dan kepada Allah kita hanya datang tuk menyembah Untuk bisa berubah hadapi hidup jangan pernah malas Jangan sampai kita mengeluh apalagi selalu  memelas Tapi jalani semuanya dengan penuh tawakkal dan ikhlas Untuk bisa dapat berubah gunakan akal kita untuk berfikir Berbagi dengan sesama yang membutuhkan jangan kikir Jangan lupa setiap saat kepada Allah hendaknya berdzikir Allah telah menetapkan rezeki bagi kita. Tak mungkin tertukar Karena rezeki bagi masing-masing manusia telah ditakar Maka dari itu kepada Allah kita jangan lupa apalagi ingkar (10 Mei 2011)

WAHAI DIRI XX

Wahai diri sudahkah hari ini engkau bersedekah Tahukah dengan bersedekah rezeki kita akan berkah Akan hilang pula dalam diri kita sifat serakah Dengan bersedekah maka nikmatpun akan bertambah Wahai diri jangan takut dengan sedekah harta akan berkurang Dengan bersedekah hidup kita akan bersinar terang benderang Nikmatnya akan terasa di hari akhirat nanti juga sekarang Nikmatnya akan bertambah jika dalam dada iman bersarang Wahai diri bersedekahlah selagi ada orang yang mau menerima Kare suatu saat orang-orangpun akan berlomba ingin berderma Namun jangan lupa bersedekah yang ikhlas dari relung sukma Agar apa yang kita lakukan itu tidak sia-sia dan percuma (04 April 2012)