Langsung ke konten utama

SEMALAM DI PANTAI PANGUMBAHAN


Sejenak tinggalkan pesona kemewahan duniawi yang bergelimang
Berjalan telusuri pantai ditemani cahaya bulan remang-remang
Rasa cemas menyerang menyelinap dalam jiwa yang gamang
Namun kutepiskan rasa cemas agar bisa melangkah dengan tenang

Suasana hening tak ada kata-kata walau sekedar celoteh yang berguman
Namun tiba-tiba cemas menyerang seakan diri dalam cengkeraman
Belum jua apa yang kuharapkan kuraih dalam genggaman
Angin badai berhembus kencang bagaikan muntahkan kecaman

Gelap malam yang pekat diri dicengkeram dihadang ketakutan
Diiringi kerasnya deburan ombak bergemuruh seolah bersahutan
Tak kuasa memandang gulungan ombak diluasnya hamparan lautan
Hanya rasa cemas mencekam seiring tangisan dan jeritan

Hujan deras disertai sahutan petir dan angin badai
Disaat seperti itu tak lagi bisa diri bersikap santai
Langkah kaki terasa berat hingga jalanpun terasa gontai
Galau merajai hati teringat diri masih saja kepadaNYA lalai

Dan lalu diri segera beranjak menjauh dengan langkah tergesa
Karena diri tak ingin dalam keadaan lalai menjadi binasa
Diri tak ingin terjerembab binasa dalam lubang putus asa
Karena diri masih inginkan kasih sayang Yang Maha Kuasa
(25 Januari 2012)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUNIA AKAN BERAKHIR

Hari pasti kan berganti Walau perlahan tapi pasti Mungkin esok lusa atau nanti Kita semua akan mati Sudahkah kita semua siap Atau masih saja terlelap Dengan dunia yang gemerlap Padahal sudah tahu Cuma sekejap Masih saja kita semuanya terlena Dengan dunia yang penuh pesona Padahal sudah tahu sifatnya fana Tak peduli diakhirat kelak merana Walau tahu hidup ini tidak kekal Namun kita masih belum punya bekal Imanpun masih saja dangkal Tapi masih saja berbuat nakal Wakau diri sudah uzur Dekat dengan liang kubur Masih saja ujub takabur Selalu lupa untuk bersyukur Mari kita segera taubat Ajak seluruh kerabat Dan juga semua sahabat Sebelum nanti terlambat (15 mei 2011)

HIDUP PASTI KAN BERUBAH

Hidup yang kita tempuh pasti akan bisa berubah Tentunya kita mesti jalaninya dengan penuh tabah Dan kepada Allah kita hanya datang tuk menyembah Untuk bisa berubah hadapi hidup jangan pernah malas Jangan sampai kita mengeluh apalagi selalu  memelas Tapi jalani semuanya dengan penuh tawakkal dan ikhlas Untuk bisa dapat berubah gunakan akal kita untuk berfikir Berbagi dengan sesama yang membutuhkan jangan kikir Jangan lupa setiap saat kepada Allah hendaknya berdzikir Allah telah menetapkan rezeki bagi kita. Tak mungkin tertukar Karena rezeki bagi masing-masing manusia telah ditakar Maka dari itu kepada Allah kita jangan lupa apalagi ingkar (10 Mei 2011)

WAHAI DIRI XX

Wahai diri sudahkah hari ini engkau bersedekah Tahukah dengan bersedekah rezeki kita akan berkah Akan hilang pula dalam diri kita sifat serakah Dengan bersedekah maka nikmatpun akan bertambah Wahai diri jangan takut dengan sedekah harta akan berkurang Dengan bersedekah hidup kita akan bersinar terang benderang Nikmatnya akan terasa di hari akhirat nanti juga sekarang Nikmatnya akan bertambah jika dalam dada iman bersarang Wahai diri bersedekahlah selagi ada orang yang mau menerima Kare suatu saat orang-orangpun akan berlomba ingin berderma Namun jangan lupa bersedekah yang ikhlas dari relung sukma Agar apa yang kita lakukan itu tidak sia-sia dan percuma (04 April 2012)